Tuesday, August 19, 2008

Menjalankan BlankOn Lontara Linux lewat Flash Disk dan HD Eksternal

Linux sekarang sudah sangat mudah digunakan, tidak hanya bagi para ahli komputer (orang IT). Kita-kita yang awampun sudah bisa menggunakan linux semudah menggunakan Operating System yang lain.

Apalagi sudah banyak sekali distro-distro yang menawarkan kemudahan tersebut. Walaupun kadang bagi para pemula pemilihan distro menjadi sesuatu yang memusingkan (awalnya). Nah untuk memudahkan kita mencicipi berbagai distro, kita bisa memanfaatkan USB Flash Disk kita untuk bergonta-ganti distro dulu sebelum keputusan final menginstall di hardisk PC dan laptop kita. Daripada harus membakar CD setiap mau nyobain distro baru, lebih hemat pakai flash disk atau HD eksternal kan?

Salah satu kemudahan menjalankan linux lewat flash disk ini bisa ditemuai di http://pendrivelinux.com/ Silahkan pilih distronya dan ikuti cara yang ditawarkan.

Tapi bagi kita yang di Indonesia dan ingin menjalankan produk linux lokal, belum tentu bisa mendapatkan tutorialnya di pendrivelinux.com. Salah satu distro yang saya coba adalah BlankOn Lontara yang masih satu keturuan dengan Ubuntu Hardy Heron. Untuk bisa membuat BlankOn Lontara bisa jalal lewat flash disk, saya lakukan secara manual. Begini caranya:

  1. Siapkan Flash Disk atau HD Eksternal setidak-tidaknya yang kapasitasnya sama dengan kapasitas CD (kurang lebih 750MB)
  2. Dapatkan ISO BlankOn Lontara di http://cdimage.blankonlinux.or.id/ (saya sich dapatnya dari majalah infolinux) Saya menggunakan ISO BlankOn Lontara Minimalis (live CD).
  3. Ekstrak file ISO BlankOn Lontara. Saya mengekstraknya dengan bantuan Ubuntu Hardy Heron. Kalau di Windows bisa pakai Winrar, atau virtual CD atau software semacamnya yang lain. Tidak perlu membakar ISO tersebut di CD, biar bisa menghemat CD.
  4. Buat flash disk kita memakai system file Vfat. Di Ubuntu saya tinggal ketik : mkfs.vfat -F 16 -n usb /dev/sdx1 (sdx1 = sesuaikan dengan nama atau letak atau posisi flasdisk anda). Lakukan di terminal setelah /dev/sdx1 di umount terlebih dahulu.
    Kalau di Windows sepertinya lebih mudah karena tinggal pakai perintah format lewat file manager.
  5. Buat flash disk atau HD Eksternal kita agar bisa booting sebagai OS Linux. Saya memakai Ubuntu, jadi tinggal mengetikkan ~$ syslinux -sf /dev/sdx1
    Kalau di Window bisa pakai bantuan syslinux bawaan Ub8convert (software untuk mengekstrak ISO Ubuntu Hardy Heron sehingga bisa dipakai untuk booting lewat flash disk). Bisa didapat di pendrivelinux.com. Setelah file UB8convert diekstrak akan ada file makeboot yang bisa dijalankan untuk membuat flash disk bisa booting sebagai system linux.
  6. Copy seluruh isi BlankOn Lontara (setelah diekstrak) di flash disk tersebut. (sehingga di direktori induk akan ada direktori ./disk, /casper, /isolinux, serta dua buah file: md5sum dan parameters.
  7. Sekarang pindah area kerja ke direktori induk flash disk.
  8. Pindahkan seluruh isi file di direktori /isolinux ke direktori induk flash disk.
  9. Pindahkan atau copy file initrd1.img dan vmlinuz1 yang ada di direktori /casper ke direktori induk
  10. Ganti nama file : isolinux.cfg menjadi syslinux.cfg.
  11. Buka file syslinux.cfg dengan teks editor (gedit di Ubuntu, atau Notepad di Windows) dan ganti isinya dengan :
##### mulai copy di bawah ini #####

prompt 1
timeout 00
default live
display /boot.txt

LABEL live
MENU LABEL Start BlankOn Live
kernel /vmlinuz1
append initrd=/initrd1.img boot=casper locale=id username=blankon hostname=blankon union=aufs

LABEL livefailsafe
MENU LABEL Start BlankOn Live Failsafe
kernel /vmlinuz1
append initrd=/initrd1.img boot=casper locale=id username=blankon hostname=blankon union=aufs noapic noapm nodma nomce nolapic nosmp vga=normal

LABEL memtest
MENU LABEL Memory test
kernel /casper/memtest

#label floppy
# localboot 0x00

#label disk1
# localboot 0x80

#label disk2
# localboot 0x81

#label nextboot
# localboot -1

f1 /isolinux/f1.txt
f2 /isolinux/f2.txt
f3 /isolinux/f3.txt
f4 /isolinux/f4.txt
f5 /isolinux/f5.txt
f6 /isolinux/f6.txt
f7 /isolinux/f7.txt
f8 /isolinux/f8.txt
f9 /isolinux/f9.txt
f0 /isolinux/f10.txt

include /footer.cfg

##### copy sampai di atas baris ini #####
Terakhir, restart komputer dan pastikan BIOS komputer anda sudah dikonfigurasi agar bisa boot melalui USB device. Anda bisa mencoba-coba BlankOn Lontara tanpa perlu burning CD dan kalau tertarik Anda bisa langsung menginstall BlankOn Lontara ke hardisk komputer / laptop Anda langsung dari Flash Disk / HD Eksternal.

Selamat mencoba, dan ingat segala resiko tetap ditanggung anda sendiri lho ya.

Wassalam
Fuad Muftie
© 2008, http://fuadmuftie.blogspot.com/

1 Comment:

Anonymous said...

Itu enaknya linux, bisa diinstal di berbagai partisi dan media, asyik. bisa juga diinstall di partisinya windows,